Politik dan Pemerintahan

Kejagung Selidiki Dugaan Keterlibatan Riza Chalid dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina

Redaksi — Satu Indonesia
14 hours ago
Kejagung Selidiki Dugaan Keterlibatan Riza Chalid dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina
MKAR(kiri) dan Riza Chalid (kanan) (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan akan memeriksa semua pihak yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina-KKKS periode 2018-2023. Salah satu pihak yang menjadi sorotan adalah pengusaha Muhammad Riza Chalid.

“Kalau itu menjadi kebutuhan penyidikan, ya penyidik akan melakukannya,” ujar Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, saat ditanya mengenai kemungkinan pemeriksaan terhadap Riza Chalid, Jumat (28/02/25).

Pemeriksaan dan Temuan Awal
Penyidik Kejagung telah menggeledah kediaman Riza Chalid di Jalan Panglima Polim, Melawai, Jakarta Selatan, pada Kamis (27/02/25). Dari hasil penggeledahan, tim berhasil menyita rekaman CCTV serta berbagai dokumen penting.

Pada hari yang sama, Kejagung juga menggeledah perusahaan milik anak Riza Chalid, Muhammad Kerry Adrianto Riza (MKAR), di Cilegon, Banten. Perusahaan tersebut diduga menjadi tempat blending produk kilang jenis RON 88 (premium) dengan RON 90 (pertalite) untuk menghasilkan RON 92 (pertamax).

“Penyidik juga berhasil menyita 95 bundel dokumen terkait administrasi, persuratan, dan kontrak dari PT Orbit Terminal Merak,” tambah Harli. Selain itu, dua unit handphone juga digunakan untuk dianalisis lebih lanjut.

Dugaan Peran Riza Chalid
Nama Riza Chalid mencuat setelah anaknya, Muhammad Kerry Adrianto Riza, ditetapkan sebagai salah satu dari sembilan tersangka dalam kasus ini. Penyidik menduga keterlibatan Riza dalam skema tata kelola minyak yang menyebabkan kerugian negara.

“Penyidik menduga kuat adanya keterkaitan aktivitas dalam dugaan tindak pidana korupsi ini. Temuan dokumen di rumah Riza Chalid perlu dipelajari lebih lanjut,” ujar Harli.

Dari penggeledahan sebelumnya di rumah Riza Chalid di kawasan Jenggala, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, penyidik menyita uang tunai sebesar Rp 857.528.000, dokumen penting, serta barang bukti elektronik lainnya.

Daftar Sembilan Tersangka
Sejauh ini, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka, terdiri dari enam petinggi subholding PT Pertamina dan tiga pihak swasta:

RS – Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga;
SDS – Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional;
YF – Direktur Utama PT Pertamina International Shipping;
AP – VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional;
MKAR – Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa;
DW – Komisaris PT Navigator Khatulistiwa dan Komisaris PT Jenggala Maritim;
GRJ – Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur PT Orbit Terminal Merak;
MK – Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga;
EC – VP Trading Operation PT Pertamina Patra Niaga.
Kasus ini masih dalam tahap pengembangan, dan Kejagung memastikan akan terus mendalami keterlibatan pihak lain yang berpotensi bertanggung jawab atas dugaan korupsi yang terjadi. (mul)


#Kejagung #KorupsiPertamina #MinyakMentah #RizaChalid #KilangPertamina #BahanBakar #EnergiNasional #Hukum #Trending


Berita Lainnya