Politik dan Pemerintahan
FANTASTIS! Ternyata Kasus Dugaan Korupsi Pertamina Merugikan Negara Hampir Rp 1000 Triliun

JAKARTA – Kasus dugaan korupsi di PT Pertamina kembali menjadi perhatian publik setelah Kejaksaan Agung mengungkap kerugian negara yang mencapai Rp193,7 triliun per tahun dalam kurun waktu 2018 hingga 2023. Jika diakumulasi, total kerugian negara akibat skandal ini ditaksir mencapai Rp968,5 triliun.
Korupsi di Pertamina, Sorotan Terhadap Keluarga Jokowi
Di tengah penyelidikan kasus ini, perhatian publik juga tertuju pada keberadaan dua anggota keluarga Presiden Joko Widodo yang memiliki posisi strategis di PT Pertamina. Pegiat media sosial, John Sitorus, menyoroti keterlibatan mereka dalam sebuah unggahan di akun media sosial pribadinya.
Kedua sosok tersebut adalah Bagaskara Ikhlasulla Arif, yang menjabat sebagai Manager Non-Government Relations di PT Pertamina (Persero), serta Joko Priambodo, yang menduduki posisi Direktur Pemasaran dan Operasi di PT Patra Logistik, anak perusahaan PT Pertamina.
John Sitorus menyoroti bagaimana Joko Priyambodo hanya membutuhkan waktu tujuh tahun sejak bergabung dengan Pertamina untuk meraih posisi direktur. “Joko Priambodo, Direktur Pemasaran dan Operasi Patra Logistik sejak 20 Mei 2024. Joko baru gabung 7 tahun tapi sudah jadi direktur,” tulis John dalam cuitannya di platform X, Kamis (27/2/2025).
Sementara itu, Bagaskara Ikhlasulla Arif juga dikritik karena dianggap terlalu cepat naik jabatan, hanya dalam waktu tiga tahun sejak bergabung pada 2021. “Baskara Ikhlasulla Arif, Manager Non-Government Relations di PT Pertamina (Persero) sejak Maret 2024. Hanya butuh 3 tahun untuk mencapai posisi ini,” tambahnya.
Jalur Cepat Keluarga Jokowi di Pertamina?
John Sitorus pun mempertanyakan apakah ada “jalur cepat” bagi anggota keluarga Jokowi dalam mendapatkan posisi strategis di perusahaan pelat merah tersebut. “Kalau yang lain butuh waktu berpuluh tahun untuk menduduki posisi strategis, kalau keluarga Jokowi ada jalur cepatnya,” sindirnya.
Kendati demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai tudingan tersebut. Kejaksaan Agung juga belum mengaitkan kedua nama ini dengan kasus dugaan korupsi yang tengah diusut.
Dampak Skandal Korupsi Pertamina
Kasus korupsi di PT Pertamina semakin menambah daftar panjang skandal keuangan yang merugikan negara. Dengan nilai kerugian yang hampir mencapai Rp1.000 triliun, skandal ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah Indonesia.
Penyelidikan terhadap kasus ini terus berlanjut, dan publik menantikan langkah tegas aparat hukum dalam mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.(mul)
#KorupsiPertamina #BUMN #Jokowi #Hukum #KasusKorupsi #SkandalPertamina #KejaksaanAgung #IndonesiaBersih