Olahraga
Ini Alasannya Conor McGregor Belum ¨Move On¨ dari Khabib Nurmagomedov

JAKARTA - Perseteruan antara Conor McGregor dan Khabib Nurmagomedov tampaknya belum mereda, meski laga sengit keduanya di UFC 229 telah berlalu hampir tujuh tahun. McGregor terus melontarkan ejekan kepada Khabib, bahkan setelah The Eagle pensiun dari dunia pertarungan profesional pada 2020.
Rivalitas panas ini bermula pada ajang UFC 229 di T-Mobile Arena, Nevada, Amerika Serikat, Oktober 2018. Saat itu, Khabib berhasil mengunci kemenangan atas McGregor di ronde keempat dengan teknik submission yang memaksa petarung asal Irlandia itu menyerah. Kekalahan menyakitkan tersebut tampaknya masih menjadi bayang-bayang bagi McGregor hingga kini.
Dendam Lama yang Belum Usai
McGregor dikenal sebagai petarung yang kerap melontarkan psywar sebelum pertarungan. Namun, ejekannya kepada Khabib saat itu terbilang lebih personal, menyentuh aspek keluarga dan keyakinan lawannya. Kekalahan brutal dari Khabib semakin memperburuk situasi, yang berujung pada insiden kerusuhan di luar arena usai pertandingan.
Akibat kerusuhan tersebut, baik Khabib maupun McGregor harus menerima sanksi dari UFC, termasuk denda dan larangan bertanding untuk sementara waktu. Meski demikian, McGregor tampaknya masih belum bisa menerima kekalahan itu dan terus menyerang Khabib, baik secara verbal maupun melalui media sosial.
Sepupu Khabib Ungkap Alasan di Balik Ejekan McGregor
Baru-baru ini, sepupu Khabib, Usman Nurmagomedov, mengungkap alasan di balik sikap McGregor yang masih terus mengolok-olok The Eagle. Menurutnya, kegagalan di UFC 229 menjadi luka mendalam yang sulit dilupakan oleh McGregor.
"Mungkin karena Khabib sudah menendangnya," ujar Usman, seperti dikutip dari BJPENN.
"McGregor sangat menginginkan pertandingan ulang, tetapi Khabib tidak pernah menggubrisnya. Itu membuatnya semakin frustasi," tambahnya.
Usman juga menilai bahwa kekalahan dari Khabib tak hanya menjadi beban bagi McGregor, tetapi juga bagi keluarganya di masa depan.
"Saat anaknya tumbuh dewasa dan berusia 18 tahun, orang-orang akan berkata, 'Hei, ayahmu mencoba melakukan hal gila, tetapi seseorang dari Dagestan datang ke Amerika dan menghajarnya'. Itu sebabnya McGregor bahkan tidak bisa tidur, dia harus hidup dengan ini dan melewatinya," ungkap Usman.
McGregor Vs Khabib: Rivalitas yang Tak Akan Terlupakan
Meskipun Khabib telah pensiun, rivalitasnya dengan McGregor tetap menjadi salah satu saga terbesar dalam sejarah UFC. McGregor sendiri saat ini masih aktif bertarung, namun performanya di atas oktagon tak lagi segemilang dulu.
Sementara itu, Khabib memilih untuk fokus pada perannya sebagai pelatih dan mentor bagi generasi petarung muda dari Dagestan. Dengan rekornya yang sempurna (29-0), Khabib tetap menjadi salah satu petarung terbaik dalam sejarah UFC.
Akankah McGregor bisa move on dari kekalahan ini? Atau justru ia akan terus membawa dendam lama hingga akhir karirnya? Hanya waktu yang bisa menjawab. (mul)
#UFC #KhabibNurmagomedov #ConorMcGregor #UFC229 #MMA #KhabibVsMcGregor #FightNight