Laporan Khusus

Tahun 2026, Rudy Mas'ud Siapkan Rp1,38 T, Gratiskan 158.981 Mahasiswa

Redaksi — Satu Indonesia
22 hours ago
Tahun 2026, Rudy Mas'ud Siapkan Rp1,38 T, Gratiskan 158.981 Mahasiswa
foto ilustrasi

GRATISPOLL! Begitulah istilah yang digunakan orang nomor satu di Kaltim, Rudy Mas'ud untuk memberikan tujuh layanan gratis buat rakyatnya. Salah satu yang paling seksi adalah pendidikan.

Tidak kurang dari 52 perguruan tinggi di Kaltim yang mahasiswanya kuliah gratis. Anda pasti bertanya: apa syaratnya? Syaratnya cuma punya KTP Kaltim dan telah tinggal di Kaltim selama tiga tahun.

Kok ada syarat? Eh, kalau gak ada syarat, seluruh penduduk Indonesia akan datang ke Kaltim supaya bisa kuliah gratis.

Juga ada batas maksimal biaya kuliah. Syarat ini supaya kampus tidak semaunya naikkan biaya kuliah. Mentang-mentang gratis, prodi yang tidak favorit harus bayar UKT per semester mahal sekali. Tentu, ini tidak wajar. Maka, perlu juga dibatasi.

Ada segelintir orang protes: kok si A sudah daftar, tapi gak diterima?

Yang begini ini perlu dijelasin. Bahwa syarat untuk mendapatkan beasiswa itu bagi warga Kaltim yang telah resmi diterima sebagai mahasiswa di salah satu dari 52 perguruan tinggi di Kaltim itu. Setelah diterima sebagai mahasiswa, kampus lalu menyampaikan nama-nama mahasiswa itu, setelah memverifikasi KTP-nya. Jadi, pihak kampus lah yang melakukan seleksi. Sampai disini, paham ya?

Tahun 2026 ini, Rudy Mas'ud, Gubernur Kaltim ini menganggarkan 1,38 T untuk  159.891 mahasiswa S1, S2 hingga S3. Sebelumnya, yaitu tahun 2025, karena dilantik di pertengahan periode, Rudy Mas'ud hanya berhasil menggeser anggaran untuk gratiskan 24.890 mahasiswa. Total mahasiswa yang bisa menikmati kuliah gratis selama dua tahun ini ada 184.780 mahasiswa. 

Trend anggaran dan jumlah penerima bantuan kuliah dari Pemprov Kaltim naik. Diharapkan akan terus naik untuk tiga tahun kedepan yaitu 2027, 2028 dan 2029. Lima tahun satu periode Rudy Mas'ud-Seno Aji.

Dibandingkan dengan kepemimpinan di periode sebelumnya, dalam empat tahun, penerima bantuan dalam nomenklatur "beasiswa" hanya 69.631 mahasiswa. 

Perbandingannya, dua tahun di bawah kepemimpinan Rudy Mas'ud, Kaltim bisa memberikan kuliah gratis untuk 184.780 mahasiswa, sementara empat tahun periode sebelumnya hanya sekitar sepertiganya yaitu 69.631 mahasiswa. Ini membuktikan bahwa kepemimpinan periode Rudy Mas'ud-Seno Aji lebih serius dalam menyiapkan generasi terdidik bagi masa depan Kaltim.

Adanya anggaran untuk pembangunan SDM ini merupakan bagian dari kesadaran futuristik Gubernur, terutama atas dipilihnya Kaltim menjadi Ibu Kota Nusantara. Kedepan, dibutuhkan generasi yang punya kemampuan berkompetisi seiring dengan metropolitanisasi Kaltim. Modal terpenting dalam kompetisi adalah SDM. Dengan kuliah gratis, Gubernur berupaya menyiapkan generasi Kaltim dengan SDM memadai. (sa)


Berita Lainnya