Laporan Khusus

Desa-desa di Kutim Kebagian Rp50 M dari Pemprov Kaltim  

Redaksi — Satu Indonesia
22 hours ago
Desa-desa di Kutim Kebagian Rp50 M dari Pemprov Kaltim  
UNTUK RAKYAT - Dana bantuan Pemprov Kaltim diserahkan kepada bupati Kutim.

SANGATTA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan anggaran puluhan miliar rupiah untuk desa-desa di Kabupaten Kutai Timur. Bantuan tersebut diserahkan dalam rangkaian kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, yang berlangsung bersamaan dengan sejumlah agenda, termasuk peresmian Jembatan Sei Nibung dan Safari Ramadhan.

Secara keseluruhan, nilai bantuan yang digelontorkan ke Kutai Timur mencapai Rp57,6 miliar. Anggaran itu diarahkan untuk memperkuat infrastruktur dasar desa, mulai dari penyediaan listrik, penerangan jalan, hingga dukungan sosial dan keagamaan.

Pada sektor energi, Pemprov Kaltim menyalurkan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Alat Penyalur Daya Listrik (APDAL) dengan total nilai Rp10,5 miliar. Rinciannya, sebanyak 100 unit diperuntukkan bagi Desa Tanjung Mangkalihat di Kecamatan Sandaran, sementara 125 unit lainnya diserahkan ke Desa Long Pog Baru, Kecamatan Muara Ancalong.

Selain itu, program Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) turut diberikan kepada 10 desa dengan total anggaran Rp13,8 miliar. Keberadaan lampu jalan berbasis tenaga surya tersebut diharapkan mampu meningkatkan keamanan sekaligus mendukung aktivitas warga pada malam hari.

Tak berhenti di situ, pemerintah provinsi juga mengucurkan Rp31,2 miliar untuk memperluas jaringan listrik PLN di delapan desa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerataan akses listrik hingga menjangkau wilayah-wilayah terpencil.

Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mempercepat pembangunan daerah. Ia menyebut pembangunan tidak hanya terfokus pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh sektor pendidikan dan kesehatan.

Menurutnya, penguatan desa menjadi prioritas agar ketimpangan antarwilayah dapat ditekan secara bertahap. Ketersediaan listrik dan penerangan dinilai sebagai fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dalam rangkaian Safari Ramadhan di Masjid Agung Al-Faruq, Sangatta Utara, Pemprov Kaltim juga menyerahkan hibah tahun anggaran 2026 senilai Rp2,1 miliar kepada 31 penerima manfaat.

Bantuan perlengkapan bagi lembaga keagamaan serta fasilitasi sertifikasi halal turut diberikan guna memperkuat ekonomi berbasis keumatan. Sementara itu, Baznas Kaltim menyalurkan Paket Ramadhan Bahagia senilai Rp90 juta untuk 150 mustahiq di Kutai Timur sebagai wujud kepedulian sosial di bulan suci.

“Kami berharap sarana dan prasarana ini dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah insaniah sehingga Kalimantan Timur tetap menjadi daerah yang aman, kondusif, damai, dan harmonis,” ujarnya. (sa)


Berita Lainnya