Olahraga

Marc Marquez Sebut Podium Sirkuit Catalonia Begitu Istimewa

Dani Tri Wahyudi — Satu Indonesia
27 Mei 2024 20:00
Marc Marquez Sebut Podium Sirkuit Catalonia Begitu Istimewa
Pembalap Ducati Spanyol yang berada di posisi ketiga Marc Marquez merayakan di podium setelah Balapan MotoGP Moto Grand Prix Catalonia di Sirkuit de Catalunya pada Minggu (26/5/2024) di Montmelo di pinggiran Barcelona.

JAKARTA - Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, menyatakan meraih podium di Sirkuit Barcelona-Catalonia adalah hal yang "sangat istimewa" baginya, meskipun ia menganggap sirkuit dengan delapan tikungan kanan dan enam tikungan kiri ini sebagai salah satu sirkuit yang tidak disukainya.

Marquez, yang memulai balapan dari posisi 14, kembali menunjukkan aksinya dengan finis di podium ketiga setelah melewati Aleix Espargaro di tikungan pertama pada lap 21 dan berhasil mengalahkan pembalap 34 tahun itu sampai melewati garis finis dalam balapan utama pada Minggu (26/5/2024).

Prestasinya ini mengulangi performa gemilangnya di Le Mans, Prancis, dua pekan lalu ketika ia finis di podium kedua setelah start dari posisi 13. "Saya tahu bahwa meraih podium di Montmelo bagi saya adalah hal yang sangat istimewa dan penting, karena ini adalah salah satu sirkuit yang tidak saya sukai," kata Marquez sambil menyilangkan jarinya membentuk huruf X, menunjukkan ketidaksetujuannya terhadap Sirkuit Catalunya, dalam laman resmi MotoGP, Senin.

"Ini sirkuit kandang, tapi saya tidak menyukainya. Namun terlepas dari itu, meskipun saya mengatakan bahwa ini adalah sirkuit yang sulit bagi saya, saya tidak pernah menyerah, dan saya mencoba bekerja lebih keras untuk mengatasi tantangan tersebut," tambahnya. "Secara keseluruhan, saya tidak senang dengan akhir pekan ini karena kami harus fokus pada latihan kualifikasi, tapi pada akhirnya, kami tampil baik di balapan, terutama hari ini dalam balapan utama, kami merasa hasilnya sangat memuaskan," lanjutnya.

Podium ketiga di Catalonia adalah podium ketiga Marquez bersama Gresini pada musim ini, membuatnya kini menjadi penantang juara bersama Jorge Martin dan Francesco Bagnaia, sesuatu yang tentunya tidak dirasakan Marquez sebagai juara MotoGP enam kali. "Bagi saya, ini adalah kesenangan. Mengapa? Karena dua tahun lalu, saya bahkan tidak bisa masuk sepuluh besar, atau satu tahun lalu, bahkan hanya enam bulan lalu," ujarnya. (ant)
 
 


Berita Lainnya